SAPI SONOK,NILAI KEINDAHAN DAN KESELARASAN PADA MASYARAKAT MADURA
Masyarakat
luas mengenal Madura mungkin hanya dari Karapan Sapi yang menonjolkan kegagahan
dan keberanian. Adu kencang sapi ini menampilkan karakter dan sifat masyarakat
Madura yang tegas dan keras. Sapi yang akan di pacu dirawat pemiliknya
selataknya atlit binaragawan yang harus memiliki fisik yang handal dan tangguh.
Sehingga ketika di pacu pada saat pertandingan, sapi yang dimiliki bisa lari
kencang.
Berbicara
tentang sapi, ada pula tradisi seni pertunjukan yang ditampilkan sapi Madura
dalam konteks yang jauh dari unsur kegagahan,kebringasan,dan kecepatan lari.
Tradisi ini dikenal masyarakat Madura dengan nama Sapi Sonok. Sapi Sonok
memiliki tampilam yang jauh berbeda dengan Sapi Kerap. Karena dalam
pertandingan ini yang dinilai adalah kecantikan,kemolekan dan keanggunan sapi
yang ternyata merupakan salah satu bentuk penggambaran lain tentang karakter
Masyarakat Madura.
Masyarakat
Madura ternyata juga merupakan masyarakat yang sangat menjujung tinggi nilai
keindahan dalam segala aspek kehidupannya. Maka dalam Kontes Sapi Sonok, sapi
harus berpenampilan terawat dan bersih. Kontes Sapi Sonok menampilkan sapi-sapi
betina yang dirias dan kemudian dilatih untuk mampu menyelaraskan gerak langkahnya
dengan alunan musik tradisional Saronin yang mengiringinya.
Dari
kesenian ini setidaknya akan menggambarkan bahwa masyarakat Madura sangat
tertata hidupnya. Keselarasan gerak langkah hidup menjadi cerminan masyarakat
Madura dari masa ke masa. Unsur kekerasan pada sapi yang biasa ditampilkan pada
Sapi Kerap tidak akan kita temui pada Kontes Sapi Sonok. Sapi Sonok memang
sengaja dilatih untuk menampilkan gerak yang elok layaknya seorang penari.
Dalam
setiap penampilan, Sapi Sonok selalu diiringi oleh musik tradisional Madura,
yaitu Saronin. Sang pamilik sapi terkadang juga turut menari ketika membawa
sapi-sapi ini tampil di kahalayak umum. Terkadang beberapa penari wanita turut
serta dalam mengiringi setiap gerak langkah sepasang sapi yang telah dirias dengan
cantik tersebut. Setiap mendengar musik saronin,tanpa diperintahpun si sapi
akan melenggak-lenggok menyesuaikan dengan alunan irama musik.
Tradisi
ini menjadi salah satu pilihan hiburan bagi wisatawan yang mungkin kurang
menyukai tampilan tentang kegagahan,kekuatan dan kecepatan lari pada sapi
kerap. Sapi-sapi cantik ini akan unjuk kebolehan kecantikan, keanggunan gerak
langkah, dan keselarasan antara gerak langkah kaki sang sapi dengan alunan
musik saronin.


Komentar
Posting Komentar